Mengenal Beragam Jenis Asuransi Jiwa

0

Manfaat asuransi jiwa adalah memberikan perlindungan ahli waris untuk menghindari keluarga mengalami masalah finansial ketika musibah dapat terjadi dan sumber penghasil uang tidak dapat mencari nafkah. Asuransinya dapat diklaim jika tertanggung meninggal dunia dan biasanya diringankan dengan uang yang diberikan kepada ahli waris. Perlindungan jiwa membantu keluarga tidak mendapatkan kerugian besar dari segi finansial, perlindungan yang diberikan akan sesuai dengan premi dan besaran yang pada polis yang telah disepakati bersama dengan perusahaan perlindungan. Tertanggung yang memiliki perlindungan jiwa akan merasakan aman dan tidak khawatir jika mengalami keadaan darurat yang mengalami musibah.

Perlindungan jiwa memiliki jenis perlindungan jiwa term life atau berjangka. Produk ini memiliki karakteristik dimana perlindungan untuk jangka waktu 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun maupun 20 tahun dengan penawaran premi yang fleksibel, murah dan mudah ditentukan sesuai kemampuan. Jika tertanggung meninggal ketika kontrak aktif maka akan mendapatkan uang pertanggungan besar dan jika meninggal dunia akan memiliki nilai tunai dari premi. Perlindungan jiwa seumur hidup yang memberikan perlindungan hingga berusia 100 tahun dan pemegang polis diberikan uang tunai setelah membayar premi dalam 3 tahun kontrak berakhir dan akan membayar premi lebih besar untuk manfaat yang diterima dengan bunga 4% setiap tahunnya.

Perlindungan jiwa dwiguna yang memiliki fitur tabungan dengan penawaran nilai tunai yang dicairkan saat kontrak berakhir dan jangka ini berlangsung dengan nilai yang besar. Karakteristik dari dwigna adalah menawarkan perlindungan mirip berjangka dan fitur tabungan. Selain itu, premi yang akan dibayarkan oleh pemegang polis lebih besar dibanding jenis perlindungan lainnya karena adanya fitur tabungan untuk mendapatkan nilai tunai premi.

Asuransi jiwa unit link dengan karakteristik untuk fungsi perlindungan yang menyeluruh dan investasi. Premi yang akan dibayarkan oleh pemegang polis karena sebagian uangnya dialokasikan untuk investasi. Jika mengalokasikan besaran premi bagian asuransinya maka akan memperoleh nilai uang pertanggungan besar dan sebaliknya jika premi bagi investasi maka akan memberikan keuntungan investasi yang lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *